Archives: Berita
-

Standard Chartered Prediksi Bitcoin Bisa Turun ke US$50.000, Ini Penyebabnya
Standard Chartered memperkirakan harga Bitcoin berpotensi terkoreksi lebih dalam ke level US$50.000 sebelum memasuki fase pemulihan, sementara Ethereum dinilai dapat melemah hingga US$1.400 dalam beberapa bulan mendatang. Proyeksi tersebut muncul setelah bank asal Inggris itu merevisi turun target harga jangka pendek dan akhir tahun 2026 untuk sejumlah aset kripto utama. Mengutip laporan CoinDesk, Head of…
-

Harvard Pangkas Eksposur Bitcoin, Perdana Investasi di Ethereum
Harvard University melalui pengelola dana abadinya, Harvard Management Company (HMC), melakukan penyesuaian portofolio aset kripto pada kuartal terakhir 2025. Universitas dengan dana abadi senilai US$56,9 miliar atau sekitar Rp959 triliun tersebut untuk pertama kalinya membuka posisi di Ethereum, sekaligus memangkas eksposurnya terhadap Bitcoin sekitar 20 persen. Berdasarkan dokumen pengajuan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS…
-

Perusahaan Jepang Rugi Rp10,5 Triliun Akibat Jatuhnya Nilai Bitcoin
Metaplanet, perusahaan asal Jepang yang berfokus pada investasi Bitcoin, melaporkan rugi bersih sebesar 95 miliar yen atau setara sekitar Rp10,5 triliun untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Kinerja ini berbalik dari tahun sebelumnya, ketika perusahaan masih mencatat laba bersih 4,44 miliar yen atau sekitar Rp489 miliar. Dalam laporan keuangan yang dirilis Senin…
-

Rayakan Imlek 2026, OSL Indonesia Bagikan Angpao Harian Total Rp750 Juta
OSL Indonesia, exchange kripto yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengumumkan kampanye spesial dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dengan membagikan Angpao setiap hari kepada para pengguna, di mana total hadiah yang disiapkan dalam program ini mencapai Rp750.000.000, dengan nominal Rp150.000 untuk setiap Angpao yang berhasil diklaim. Program bertajuk “OSL…
-

Pasar Kripto Merah, Bitcoin Turun Lagi ke US$68.000
Pasar aset kripto kembali berada dalam tekanan pada awal pekan, dengan mayoritas harga bergerak di zona merah setelah Bitcoin turun mendekati level US$68.000. Pelemahan ini terjadi menjelang pekan yang padat agenda ekonomi Amerika Serikat, termasuk rilis notulen rapat Federal Reserve (The Fed) dan data inflasi inti personal consumption expenditures (PCE). Menurut data CoinMarketCap pada Senin…
-

Sejauh Mana Bitcoin Bisa Turun? Analis Sebut Bottom Berada di US$55.000
Analisis on-chain dari CryptoQuant memperkirakan bahwa titik terendah terdalam dalam pasar bearish atau ultimate bear market bottom Bitcoin berada di kisaran US$55.000. Namun, level tersebut dinilai belum tersentuh. Menurut CryptoQuant, pembentukan titik terendah pasar biasanya tidak terjadi dalam satu hari, melainkan melalui proses yang bisa berlangsung selama beberapa bulan. Dalam laporan yang dikutip dari The…
-

X Bersiap Rilis Fitur Pantau Harga Kripto di Aplikasi Lewat Cashtags
Platform media sosial X dikabarkan akan segera meluncurkan fitur baru bernama Smart Cashtags. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat data saham dan aset kripto langsung dari linimasa tanpa perlu membuka aplikasi lain. Smart Cashtags diperkirakan akan resmi hadir dalam beberapa minggu ke depan. Dalam unggahannya di X, Head of Product X Nikita Bier menjelaskan bahwa fitur…
-

RUU P2SK Dinilai Bikin Pasar Kripto Lebih Tertata, Purbaya: Selama Ini Masih Agak Liar
Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) kembali menjadi sorotan setelah menuai kritik dari pelaku industri aset kripto. Pemerintah menilai aturan ini diperlukan untuk memperkuat tata kelola sektor keuangan digital. Namun di sisi lain, sebagian pelaku usaha khawatir perubahan ini dapat mengubah struktur pasar kripto yang selama ini berjalan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi…
-

Kripto Halal atau Haram? OJK Ungkap Statusnya Masih Dibahas DSN-MUI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa status syariah aset kripto di Indonesia hingga saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Artinya, belum ada keputusan resmi apakah aset kripto akan dikategorikan sebagai halal atau nonhalal dalam sistem keuangan syariah nasional. Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Ludy Arlianto, menjelaskan…
-

Indeks Kripto Terjun Bebas, Sentuh Titik Terendah Sejak 2019
Sentimen pasar aset kripto saat ini berada dalam fase yang sangat tertekan. Indeks Crypto Fear & Greed, yang digunakan untuk mengukur tingkat optimisme atau ketakutan investor, turun ke angka 5 dari skala 0 hingga 100. Angka ini menjadi yang terendah dalam lebih dari enam tahun terakhir dan menunjukkan bahwa pasar sedang diliputi kepanikan ekstrem. Berdasarkan…