tronzap

TronZap Tawarkan Solusi Energy untuk Hemat Biaya Kirim USDT di Jaringan TRON

Mengirim USDT di jaringan TRON (TRC20) memang dikenal cepat dan murah. Namun di balik itu, setiap transaksi sebenarnya membutuhkan sumber daya jaringan yang disebut Energy. Jika sebuah wallet tidak memiliki Energy yang cukup, jaringan TRON akan secara otomatis menggunakan TRX milik pengguna untuk menutup biaya transaksi tersebut.

Dalam kondisi jaringan yang padat, biaya ini bisa meningkat hingga sekitar US$8 atau sekitar Rp130.000 per transaksi. Hal ini terjadi karena TRX akan “dibakar” atau burn oleh jaringan untuk menyediakan Energy yang dibutuhkan oleh smart contract.

Untuk mengatasi masalah ini, muncul layanan seperti TronZap yang menawarkan cara agar pengguna bisa mendapatkan Energy tanpa harus terus membakar TRX setiap kali mengirim USDT.

Baca juga: Tron Catat Rekor Aktivitas Harian Tertinggi, Didorong Hal Ini

Mengapa Transfer USDT di TRON Membutuhkan Energy?

Setiap transaksi USDT berbasis TRC20 berjalan melalui smart contract. Di jaringan TRON, smart contract memerlukan Energy agar dapat dieksekusi.

Jika sebuah wallet tidak memiliki Energy, jaringan akan secara otomatis menggunakan TRX dari saldo pengguna untuk membayar kebutuhan tersebut. Inilah yang menyebabkan TRX dapat berkurang setiap kali pengguna mengirim USDT.

Dalam beberapa kasus, transaksi juga bisa gagal dengan pesan kesalahan “OUT OF ENERGY”. Hal ini biasanya terjadi ketika wallet tidak memiliki Energy sekaligus tidak memiliki TRX yang cukup untuk menutupi biaya jaringan.

Dengan kata lain, tantangan utama dalam transaksi USDT di TRON bukan hanya soal biaya, tetapi juga ketersediaan Energy yang diperlukan untuk menjalankan transaksi.

Baca juga: MetaMask Integrasi TRON, Perluas Dukungan ke Blockchain Non-Ethereum

Cara Menghindari Burn TRX Saat Mengirim USDT

Salah satu cara untuk menghindari pembakaran TRX adalah dengan menggunakan layanan delegasi atau penyewaan Energy. Dengan metode ini, Energy dapat didelegasikan terlebih dahulu ke wallet sebelum transaksi dilakukan.

Salah satu layanan yang menyediakan solusi ini adalah TronZap.

TronZap merupakan layanan penyewaan Energy yang memungkinkan pengguna mendapatkan Energy sesuai kebutuhan transaksi. Dengan begitu, pengguna dapat mengirim USDT tanpa harus membakar TRX setiap kali melakukan transfer.

Baca juga: Aktivitas Blockchain Tron Naik, TRX to the Moon?

Apa Itu TronZap?

TronZap adalah platform delegasi Energy yang dirancang untuk berbagai non-custodial wallet, seperti TronLink, Trust Wallet, MetaMask, OKX Wallet, Tangem, hingga Ledger.

Layanan ini juga merupakan bagian dari TRON Builders League (TBL), sebuah program yang mengakui dan mendukung proyek yang dibangun di atas jaringan TRON.

Melalui TronZap, pengguna tidak perlu melakukan staking atau mengunci TRX. Pengguna hanya perlu memasukkan alamat TRON, kemudian Energy akan didelegasikan langsung ke wallet sehingga transaksi USDT dapat dilakukan tanpa harus mengurangi saldo TRX.

Baca juga: Tron Bakal Rilis Stablecoin USDD 2.0

Siapa yang Cocok Menggunakan TronZap?

Layanan TronZap dapat digunakan oleh berbagai jenis pengguna yang sering melakukan transaksi USDT di jaringan TRON, antara lain:

  • Pengguna individu yang rutin mengirim USDT
  • Trader OTC dan arbitrase
  • Exchange kripto
  • Penyedia layanan pembayaran
  • Bisnis yang memproses transaksi TRC20 secara rutin

Semakin sering transaksi dilakukan, semakin besar potensi penghematan biaya yang bisa diperoleh dibandingkan harus membakar TRX setiap kali mengirim USDT.

Baca juga: SEC AS Hentikan Gugatan Terhadap Tron dan Gemini

Fitur Utama TronZap

Beberapa fitur yang ditawarkan TronZap antara lain:

  • Tanpa registrasi: pengguna cukup memindai QR code di halaman utama TronZap, mengirim TRX ke alamat yang tersedia, dan Energy akan otomatis didelegasikan ke wallet.
  • Telegram bot dan portal web: TronZap menyediakan layanan melalui Telegram bot (@tronzap_bot) maupun portal web.
  • Estimasi kebutuhan Energy: sebagian besar transaksi USDT biasanya membutuhkan sekitar 65.000 Energy. Untuk wallet yang belum aktif, kebutuhan bisa mencapai sekitar 131.000 Energy.
  • Sewa atau beli Energy: pengguna dapat menyewa atau membeli Energy sesuai kebutuhan transaksi.
  • Langganan Energy: bagi pengguna yang sering mengirim USDT, tersedia fitur langganan agar wallet selalu memiliki Energy tanpa perlu melakukan pembelian manual setiap kali transaksi.
  • Cek AML: TronZap menyediakan fitur pemeriksaan risiko alamat wallet sebelum transaksi dilakukan.
  • Bandwidth tambahan: Jaringan TRON memang memberikan bandwidth gratis setiap hari. Namun pengguna aktif sering kali membutuhkan tambahan bandwidth untuk memproses transaksi dalam jumlah besar.
  • API untuk bisnis: TronZap menyediakan API yang dapat digunakan oleh exchange, penyedia layanan pembayaran, maupun platform trading untuk mengotomatisasi penyediaan Energy.

Dengan solusi seperti TronZap, pengguna TRON kini memiliki cara yang lebih efisien untuk mengelola kebutuhan Energy dan mengirim USDT tanpa harus terus membakar TRX setiap kali bertransaksi.

Kenali lebih jauh tentang TronZap.

Baca juga: Yuk! Mengenal Apa Itu Tron (TRX)