pumpfun

Pump.fun Kini Dukung Token dari Generator Memecoin Pesaing

Pump.fun, platform peluncuran memecoin berbasis Solana, resmi memperluas dukungan aset di aplikasi selulernya. Kini, pengguna tidak hanya bisa memperdagangkan token yang dibuat di Pump saja, tetapi juga token dari platform lain serta berbagai aset kripto besar yang sebelumnya belum tersedia di dalam aplikasi.

Dalam pernyataan resminya di platform X pada Senin (2/3/2026), tim Pump menjelaskan bahwa pengguna semakin ingin memperdagangkan dan menyimpan lebih banyak aset tanpa harus berpindah aplikasi. Pembaruan ini disebut sebagai upaya menghadirkan pengalaman trading yang lebih sederhana, cepat, dan minim hambatan.

Baca juga: Trader Ramai Bertaruh di Polymarket soal Target Insider Trading yang Bakal Dibongkar ZachXBT

Dukungan Token dari Platform Lain dan Aset Populer

Melalui pembaruan terbaru ini, Pump.fun kini mendukung token yang diluncurkan melalui generator token berbasis Solana lainnya seperti Raydium dan Meteora. Artinya, pengguna tidak perlu lagi keluar dari aplikasi Pump untuk mengakses token-token tersebut.

Selain itu, Pump juga menghadirkan akses ke aset besar seperti Wrapped Bitcoin dan Wrapped Ethereum yang dijembatani melalui protokol Wormhole. Beberapa token populer seperti Gigachad (GIGA) dan PENGU juga sudah bisa diperdagangkan langsung di dalam aplikasi.

Dengan integrasi ini, Pump berupaya menjadikan aplikasinya sebagai pusat aktivitas perdagangan aset kripto di ekosistem Solana dalam satu ekosistem terpadu.

Di sisi pasar, token native platform, PUMP, tercatat naik sekitar 8 persen ke level US$0,0020 saat artikel ini ditulis. Kenaikan ini terjadi di tengah pemulihan pasar kripto yang juga mendorong harga Bitcoin menguat sekitar 6 persen.

Baca juga: Tahun Terburuk Kripto, 11,6 Juta Aset Gagal Bertahan pada 2025

Strategi Ekspansi di Tengah Persaingan Ketat

Langkah Pump ini terjadi saat banyak platform kripto mulai berkembang menjadi layanan serba ada. Exchange terpusat seperti Coinbase dan Kraken, misalnya, kini memperluas bisnis mereka ke perdagangan saham dan derivatif, mirip dengan model aplikasi investasi terpadu seperti Robinhood.

Pump.fun sendiri diluncurkan pada awal 2024 dan dikenal sebagai pelopor konsep memecoin berbasis blockchain yang kembali menghidupkan minat terhadap ekosistem Solana setelah runtuhnya imperium Sam Bankman-Fried. Platform ini bahkan sering disebut sebagai salah satu bisnis kripto yang konsisten menghasilkan keuntungan, sekaligus menjadi launchpad memecoin paling dominan di jaringan tersebut.

Salah satu inovasi utama Pump adalah mekanisme bonding curve, yaitu sistem harga otomatis yang naik seiring meningkatnya permintaan token. Ketika kapitalisasi pasar sebuah token mencapai batas tertentu, token tersebut akan “lulus” atau graduate dari platform.

Pada tahap awal, token yang sudah lulus dipindahkan ke Raydium untuk diperdagangkan lebih lanjut. Namun pada tahun lalu, Pump meluncurkan exchange terdesentralisasi bernama Pump Swap agar token-token tersebut bisa tetap berada dalam ekosistemnya sendiri. Raydium kemudian merespons dengan menghadirkan generator token pesaing.

Pada Juli, Pump juga meluncurkan token native PUMP melalui penawaran umum perdana dengan valuasi mencapai US$4 miliar. Setelah peluncuran, tim memperkenalkan program pembelian kembali token yang menggunakan pendapatan platform untuk mengurangi jumlah suplai yang beredar.

Baca juga: Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Minat Meme Coin Tertinggi di Dunia 2025