Binance, exchange kripto terbesar di dunia, mengumumkan rencana untuk mengalihkan dana perlindungan pengguna senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16 triliun yang selama ini disimpan dalam bentuk stablecoin ke Bitcoin.
Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan pada Jumat (30/1/2026), dana tersebut dikenal sebagai Secure Asset Fund for Users (SAFU), yakni dana cadangan darurat yang dibentuk Binance untuk melindungi pengguna dari potensi kerugian akibat peristiwa tak terduga, seperti peretasan atau insiden keamanan lainnya. Melalui kebijakan terbaru ini, seluruh aset stablecoin di dalam SAFU akan dikonversi secara bertahap menjadi Bitcoin, disertai komitmen audit rutin guna menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana.
Baca juga: Binance Catat Rekor Inflow Rp19.527 Triliun Sepanjang 2025
Dana SAFU Binance Beralih ke Bitcoin
Melalui kebijakan terbaru ini, seluruh aset stablecoin di dalam SAFU akan dikonversi secara bertahap menjadi Bitcoin, disertai komitmen audit rutin guna menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana. Proses konversi tersebut akan dilakukan dalam kurun waktu 30 hari ke depan, seiring dengan dinamika pasar kripto global yang masih bergejolak.
Binance menegaskan bahwa nilai SAFU akan tetap dijaga di level US$1 miliar. Apabila volatilitas harga Bitcoin menyebabkan nilai dana tersebut turun di bawah ambang US$800 juta, Binance berkomitmen untuk segera menambah dana hingga kembali ke nilai awal. Kebijakan ini disebut sebagai upaya menjaga kekuatan perlindungan pengguna di tengah kondisi pasar kripto yang volatil.
“Kami meyakini Bitcoin sebagai aset fundamental dalam ekosistem ini sekaligus penyimpan nilai jangka panjang utama. Melalui langkah ini, kami merangkul siklus pasar dan berdiri bersama industri, sebagaimana yang selalu kami lakukan,” tulis Binance.
Sepanjang 2025, Binance membantu pemulihan dana pengguna dalam 38.648 kasus salah transfer, dengan total nilai mencapai US$48 juta atau sekitar Rp768 miliar. Secara kumulatif, nilai aset pengguna yang berhasil dipulihkan Binance hingga saat ini telah melampaui US$1,09 miliar.
Sementara itu, laporan proof-of-reserves Binance per akhir 2025 menunjukkan total aset pengguna sekitar US$162,8 miliar yang sepenuhnya didukung cadangan, mencakup 45 jenis aset kripto berbeda.
Baca juga: Surat Akhir Tahun Co-CEO Binance: Adopsi Kripto Makin Mainstream, Likuiditas Terkonsentrasi
