okx

OKX Hadirkan Equity Perpetuals, Fitur Trading Saham Global 24 Jam

OKX resmi meluncurkan Equity Perpetual Contracts (Equity Perps), yakni kontrak derivatif berbasis saham global yang dapat diperdagangkan selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat konvergensi antara pasar kripto dan keuangan tradisional (TradFi), sekaligus menjawab meningkatnya minat terhadap Real World Asset (RWA).

Melalui inovasi ini, OKX menghadirkan infrastruktur perdagangan yang menggabungkan fleksibilitas teknologi kripto dengan eksposur terhadap saham-saham global populer. Seluruh akses tersebut dapat dilakukan hanya melalui satu Unified Account.

Equity Perpetuals merupakan kontrak derivatif yang mereplikasi pergerakan harga saham tanpa memberikan kepemilikan langsung atas saham yang menjadi acuannya. Produk ini tidak memiliki tanggal jatuh tempo, menggunakan mekanisme funding rate yang serupa dengan perpetual futures kripto, serta memungkinkan penggunaan leverage dalam transaksi.

Baca juga: OKX Rilis Proof of Reserves, Total Cadangan Tembus Rp513 Triliun

Peluncuran Bertahap 17 Kontrak Saham Global

OKX akan meluncurkan total 17 kontrak saham global secara bertahap dalam tiga fase. Pada tahap pertama yang dimulai 25 Februari, OKX menghadirkan kontrak untuk saham TSLA (Tesla), HOOD (Robinhood), dan MSTR (MicroStrategy).

Selanjutnya pada 26 Februari, lima saham tambahan mulai tersedia, yakni INTC (Intel), PLTR (Palantir), AMZN (Amazon), COIN (Coinbase), dan CRCL.

Sementara itu, tahap ketiga yang dijadwalkan berlangsung pada 2–3 Maret akan melengkapi daftar tersebut dengan NVDA (Nvidia), AMD, SNKD, GOOGL (Alphabet), MSFT (Microsoft), AAPL (Apple), META (Meta), serta dua produk ETF populer, yaitu QQQ yang melacak Nasdaq-100 dan SPY yang merepresentasikan S&P 500.

Peluncuran bertahap ini dirancang untuk memastikan kesiapan likuiditas sekaligus menjaga stabilitas perdagangan sejak hari pertama.

Berbeda dengan pasar saham tradisional yang memiliki jam operasional terbatas, Equity Perpetuals memungkinkan pengguna memperdagangkan derivatif saham kapan saja, termasuk di akhir pekan.

Skema ini menjadi solusi atas keterbatasan pasar konvensional, di mana investor kerap melewatkan momentum akibat peristiwa global yang terjadi di luar jam bursa. Dengan akses 24 jam penuh, trader dapat merespons dinamika pasar secara real-time tanpa harus menunggu pembukaan sesi perdagangan resmi.

Baca juga: OKX Rilis Proof of Reserves Desember 2025, Pertahankan Rasio Cadangan di Atas 100 Persen

Keunggulan Unified Account

Salah satu fitur utama dalam peluncuran ini adalah integrasi penuh dengan sistem Unified Account milik OKX. Melalui arsitektur ini, seluruh aset pengguna dapat digunakan sebagai jaminan atau cross-margin, sehingga meningkatkan efisiensi modal, mengurangi risiko likuidasi akibat margin terisolasi, serta memungkinkan pengelolaan portofolio yang lebih fleksibel dalam satu ekosistem terpadu.

Dengan pendekatan tersebut, pengguna tidak perlu memindahkan dana antar akun untuk membuka posisi saham maupun derivatif lainnya.

Selain itu, OKX juga menghadirkan fleksibilitas tambahan melalui integrasi dengan fitur Earn. Saldo yang ditempatkan dalam produk Earn dapat langsung digunakan sebagai kolateral untuk membuka posisi saham perpetual. Artinya, pengguna berpotensi memperoleh imbal hasil (yield) sekaligus tetap aktif membuka peluang trading dalam satu sistem yang sama tanpa perlu mentransfer dana secara manual.

“Peluncuran Equity Perpetuals merupakan langkah penting dalam mempercepat konvergensi antara kripto dan pasar tradisional,” ujar Ferry, Regional Growth Manager OKX Wallet.

Ferry menambahkan bahwa arsitektur Unified Account agar pengguna dapat mengelola seluruh aset dalam satu margin pool, memperdagangkan saham global 24 jam, dan tetap menjaga efisiensi modal secara maksimal.

Baca juga: OKX Umumkan Upgrade Tokenomics OKB, Harga Meroket 160%