Launchpad memecoin Pump.fun mencatat tonggak baru di ekosistem Solana setelah berhasil melampaui total pendapatan kumulatif lebih dari US$1 miliar sejak diluncurkan pada awal 2024. Capaian ini menjadikannya sebagai platform pertama di jaringan Solana yang berhasil mencapai angka tersebut.
Berdasarkan data DefiLlama, total pendapatan Pump.fun kini mencapai sekitar US$1,08 miliar atau sekitar Rp18,2 triliun sejak peluncurannya pada awal 2024. Sepanjang 2026 saja, platform ini telah menghasilkan pendapatan sekitar US$98,3 juta atau sekitar Rp1,66 triliun.
Sebelumnya, Pump.fun mencatat pendapatan sekitar US$664 juta atau sekitar Rp11,2 triliun sepanjang 2025, serta US$321,3 juta atau sekitar Rp5,4 triliun.

Capaian ini membuat Pump.fun melampaui sejumlah proyek besar lain di ekosistem Solana dari sisi pendapatan kumulatif. Sebagai perbandingan, agregator bursa terdesentralisasi Jupiter mencatat total pendapatan sekitar US$401,3 juta atau sekitar Rp6,78 triliun sejak diluncurkan.
Sementara itu, Raydium sebagai platform automated market maker mencatat pendapatan sekitar US$126,9 juta atau sekitar Rp2,14 triliun.
Baca juga: Pump.fun Kini Dukung Token dari Generator Memecoin Pesaing
Program Buyback Token PUMP
Pertumbuhan pendapatan Pump.fun juga diikuti dengan strategi pembelian kembali token atau buyback untuk token PUMP. Platform ini diketahui mengalokasikan hampir seluruh pendapatan protokol untuk membeli kembali token dari pasar.
Pada 11 Maret 2026, Pump.fun melakukan pembelian kembali token senilai sekitar US$1,25 juta atau sekitar Rp21,1 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 99,93 persen dari pendapatan platform pada hari sebelumnya.
Sejak program ini dimulai, Pump.fun telah membeli sekitar US$323,4 juta atau sekitar Rp5,47 triliun token PUMP dari pasar. Langkah ini secara efektif mengurangi sekitar 28,8 persen dari total pasokan token yang beredar. Token PUMP sendiri memiliki total suplai sebesar 1 triliun token.
Meski program buyback berlangsung dalam skala besar, harga token PUMP saat ini masih diperdagangkan di bawah harga penawaran awal atau initial coin offering (ICO) sebesar US$0,004, serta masih jauh dari harga tertinggi sepanjang masa yang pernah mencapai US$0,0088.
Baca juga: Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Minat Meme Coin Tertinggi di Dunia 2025
Indikasi Ekspansi ke Blockchain Lain
Di tengah pencapaian pendapatan tersebut, muncul indikasi bahwa Pump.fun berpotensi memperluas operasinya ke beberapa jaringan blockchain lain.
Data catatan domain publik menunjukkan adanya subdomain yang mengarah ke jaringan Ethereum, Base, BNB Chain (BSC), dan Monad. Selain itu, Pump.fun juga diketahui menghapus keterangan Solana dari profil resminya di platform X.
Langkah ini memicu spekulasi bahwa platform tersebut tengah mempersiapkan ekspansi lintas jaringan atau cross-chain. Namun hingga saat ini, pihak Pump.fun belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana tersebut.
Dalam beberapa bulan terakhir, Pump.fun juga melakukan sejumlah pengembangan produk. Platform ini mulai mendukung token dari launchpad lain di ekosistem Solana seperti Raydium dan Meteora melalui aplikasi selulernya.
Selain itu, Pump.fun juga mengakuisisi Vyper, sebuah terminal perdagangan lintas jaringan yang memungkinkan pengguna melakukan aktivitas trading di berbagai blockchain.
Baca juga: Tahun Terburuk Kripto, 11,6 Juta Aset Gagal Bertahan pada 2025
