michael saylor

Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Lagi Saat Harga BTC di US$66.000

Michael Saylor, Chairman Strategy yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, memberi sinyal bahwa perusahaan tersebut berencana menambah kepemilikan Bitcoin di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi. Sinyal ini muncul saat harga Bitcoin berada di sekitar US$66.000.

Dalam unggahan di platform X pada Minggu (8/3/2026), Saylor menulis kalimat singkat “The Second Century Begins” sambil membagikan grafik akumulasi Bitcoin milik Strategy.

Grafik tersebut selama ini dikenal luas di komunitas kripto sebagai indikator bahwa perusahaan akan segera melakukan pembelian Bitcoin dalam jumlah besar.

Baca juga: Strategy Tambah 3.000 Bitcoin Bernilai Rp3,3 Triliun

Strategy Masih Jadi Pemilik Cadangan Bitcoin Terbesar

Strategy merupakan perusahaan publik dengan cadangan Bitcoin terbesar di dunia, menurut data BitcoinTreasuries. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini secara konsisten menjadikan Bitcoin sebagai aset utama dalam strategi pengelolaan kas mereka.

Pembelian Bitcoin terakhir Strategy terjadi pada akhir Februari 2026. Saat itu, perusahaan membeli sekitar 3.015 Bitcoin dengan nilai lebih dari US$204 juta atau sekitar Rp3,5 triliun.

Dengan tambahan tersebut, total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai sekitar 720.737 BTC. Berdasarkan harga pasar saat ini, nilai keseluruhan cadangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$48,4 miliar atau sekitar Rp823,3 triliun.

Meski demikian, harga Bitcoin saat ini masih berada di bawah rata-rata harga beli Strategy. Berdasarkan data dari SaylorTracker, rata-rata harga akumulasi Bitcoin perusahaan tersebut berada di sekitar US$75.985.

Baca juga: Strategy Kini Pegang 717.722 Bitcoin, Kuasai Tiga Persen Pasokan BTC

Strategi Akumulasi Bitcoin Tetap Berjalan

Strategy diketahui terus menambah cadangan Bitcoin melalui berbagai skema pendanaan, termasuk penerbitan utang dan ekuitas. Pendekatan ini tetap dijalankan meskipun pasar kripto sempat mengalami tekanan dalam beberapa bulan terakhir.

Penurunan harga Bitcoin juga berdampak pada valuasi perusahaan yang menjadikan BTC sebagai aset utama di neraca mereka. Salah satu indikator yang sering digunakan untuk menilai perusahaan semacam ini adalah net asset value (NAV).

Menurut data perusahaan, NAV dasar Strategy saat ini berada sedikit di bawah angka 1. Kondisi ini berarti saham perusahaan diperdagangkan dengan harga diskon dibandingkan nilai Bitcoin yang mereka miliki.

Baca juga: Michael Saylor Beri Sinyal Strategy Siap Beli Bitcoin ke-100