BUSD Dibekukan, Kapitalisasi Pasar USDT Menguat!

Anggita Hutami

15th February, 2023

Paxos mengumumkan bahwa BUSD akan berhenti dicetak pada 21 Februari 2023. Pengumuman ini datang setelah BUSD dituntut oleh SEC.

Setelah pengumuman tersebut disiarkan, jumlah supply aset BUSD menurun drastis di pasar. Sementara itu, kapitalisasi pasar USDT naik signifikan menjadi pertanda hubungan substitusional.

Baca Juga: Aave Ajukan Proposal Pembekuan Cadangan BUSD

USDT, tumbuh hampir $1 miliar setelah tindakan keras regulasi terhadap salah satu saingannya, BUSD.

Kapitalisasi pasar token dimulai pada $68,47 miliar pada hari Selasa, sebelum meroket ke sekitar US$69 miliar berdasarkan data Coingecko (15/2) pukul 10.50 WIB.

USDT menjadi pelarian bagi investor BUSD, sebab keduanya merupakan stablecoin yang nilainya dipatok ke dolar Amerika Serikat.

Tether USDT juga mendominasi pasar stablecoin di DeFi dengan presentase 51% dengan seluruh pasar bernilai yang US$136,54miliar.

BUSD Makin Tertekan

Sebelum pengumuman beredar, jumlah pasokan BUSD mencapai US$16,15 miliar. Kemudian, pasokan BUSD berkurang 2,2% menjadi US$15,79 dalam 12 jam terakhir. Dengan kata lain, sebesar US$360 juta BUSD telah dilikuidasi dari pasar.

Permintaan likuidasi melonjak karena investor tidak mau mengambil risiko lebih dalam pada BUSD. Dilansir dari Nansen, tercatat lebih dari US$830 juta arus keluar dari platform selama 24 jam terakhir. Data arus keluar bersih harian (daily net outflow) terbesar dari Binance sejak November 2022.

Pada saat kapitalisasi BUSD tergerus, CEO Changpeng Zhao mengatakan fear, uncertainty, and doubt (FUD) bersifat sementara.

USDC Alami Penurunan

Di sisi lain, kapitalisasi pasar USDC justru menurun. Berdasarkan data Coingecko, kapitalisasi pasar USDC sebesar US$41,85 pada Selasa (7/2). Kemudian, turun sebesar 2,4% menjadi US$40,8 miliar.

Laporan Bloomberg mengatakan bahwa pendiri Circle, Jeremy Allaire mengajukan laporan ke Departemen Layanan Keuangan New York (NYDFS) tentang stablecoin Binance, Binance USD (BUSD). Laporan tersebut berujung pada gugatan SEC dan penyelidikan NYDFS seperti saat ini.

“Kami ingin terus bekerja dengan para pemain industri. Saya telah berbicara dengan Jeremy melalui beberapa panggilan konferensi, saya tidak akan menganggap artikel Bloomberg itu terlalu serius,” ungkap CZ.

Token BNB Kembali Menguat

Sementara itu, BNB, aset kripto asli dari Binance yang memiliki kerja sama dengan Paxos penerbit BUSD terpantau alami kenaikan setelah turun 7,2% kemarin (14/02). Kenaikan ini mengikuti sentimen positif dari hasil inflasi AS yang baru diumumkan dan penguatan harga Bitcoin.

Data Coingecko (15/2) pukul 11.10 menunjukkan BNB pada area hijau. Dalam 24 jam terakhir, BNB menguat 2,1%, sebelumnya diperdagangkan pada harga US$292,14 menjadi US$297,17.

Baca juga: Inflasi AS Turun, Bitcoin Menguat ke $22 Ribu!

Anggita Hutami

Menekuni bidang jurnalistik sejak 2017. Fokus pada isu investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.

Menekuni bidang jurnalistik sejak 2017. Fokus pada isu investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.