stablecoin

MoonPay Buka Akses Gaji Pakai Stablecoin untuk 40.000 Bisnis di Inggris dan Eropa

Sekitar 40.000 perusahaan di Inggris dan Uni Eropa kini berpeluang membayar gaji karyawan menggunakan stablecoin. Hal ini terjadi setelah MoonPay bekerja sama dengan Deel, sebuah platform pengelola penggajian dan sumber daya manusia yang digunakan banyak perusahaan global.

Dalam keterangannya, MoonPay mengumumkan kerja sama ini memungkinkan perusahaan yang memakai layanan Deel bisa memberikan pilihan kepada karyawannya untuk menerima gaji dalam bentuk stablecoin, bukan hanya melalui transfer bank biasa. Layanan ini akan diluncurkan lebih dulu di Inggris dan Uni Eropa, sebelum direncanakan merambah ke Amerika Serikat.

Baca juga: CEO Perusahaan Jepang Bakal Terima Gaji dalam Bentuk Bitcoin

Fokus pada Infrastruktur Pembayaran Digital

Dalam skema ini, MoonPay memanfaatkan anak usahanya bernama Iron yang berfokus pada infrastruktur pembayaran antara uang konvensional dan aset digital. Sistem ini memungkinkan proses konversi dari mata uang biasa ke stablecoin dilakukan secara otomatis dan terintegrasi.

Secara praktis, perusahaan tetap membayar gaji seperti biasa dalam mata uang lokal. Namun, jika karyawan memilih opsi stablecoin, dana tersebut akan dikonversi lalu dikirim langsung ke alamat wallet milik karyawan.

Sebagai informasi, stablecoin adalah jenis aset kripto yang nilainya dipatok pada mata uang tertentu, seperti dolar AS atau euro. Karena nilainya cenderung stabil dan tidak terlalu berfluktuasi seperti Bitcoin atau Ethereum, stablecoin dinilai lebih cocok digunakan sebagai alat pembayaran.

Bagi perusahaan yang memiliki karyawan di berbagai negara, pembayaran menggunakan stablecoin bisa menjadi alternatif yang lebih cepat dibandingkan transfer bank internasional. Transfer lintas negara melalui bank biasanya memerlukan waktu beberapa hari dan sering kali dikenakan biaya tambahan.

Dengan memanfaatkan jaringan blockchain, pengiriman stablecoin dapat diproses lebih cepat dan dapat dilacak secara transparan. Model ini dinilai relevan bagi perusahaan teknologi, startup, maupun bisnis digital yang memiliki tim global.

Meski demikian, penggunaan stablecoin sebagai metode pembayaran gaji tetap harus mengikuti aturan di masing-masing negara. Inggris dan Uni Eropa sendiri dalam beberapa tahun terakhir memang mulai membangun regulasi yang lebih jelas terkait aset digital.

Baca juga: Mengenal Aturan MiCA dan Dampaknya Pada Pasar Kripto