Miliuner China Guo Wengui Ditangkap, Terlibat Penipuan Terkait Kripto Senilai Rp15 Triliun!

Anggita Hutami

16th March, 2023

Miliuner asal China, Guo Wengui ditangkap di New York, Amerika Serikat pada Rabu (15/3). Ia ditangkap atas tuduhan penipuan skema investasi dengan total kerugian mencapai US$1 miliar setara Rp15,6 Triliun.

Guo Wengui dikenal sebagai Miles Guo, Ho Wan Kwok atau “Brother Seven” telah didakwa oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) dengan 12 tuduhan, yaitu: penipuan transaksi, penipuan sekuritas, penipuan bank dan pencucian uang, atas dugaan meminta investasi di berbagai entitas melalui pernyataan palsu.

DOJ menuduh Wengui berbohong dan menjanjikan keuntungan besar kepada korbannya jika mereka mendukung sejumlah usahanya, termasuk GTV Media Group Inc., program pinjaman pertanian Himalaya Farm Alliance, dan mata uang kripto yang disebut Himalaya Cat Coin (HIMA).

Jaksa menyatakan bahwa Wengui tidak menggunakan dana sesuai dengan yang dijanjikan kepada calon investor. Ia diduga menggunakan uang hasil kejahatannya untuk membeli barang-barang mewah seperti mobil sport, kasur senilai US$36.000, kapal pesiar senilai US$37 juta, membayar biaya pemeliharaan mansion di New Jersey, dan membeli mobil sport Bugatti senilai US$4,4 juta.

Wengui diketahui bersama dengan terdakwa lainnya, memperoleh lebih dari US$262 juta dana korban melalui Himalaya Exchange, sebuah ekosistem mata uang kripto yang diakui, menurut DOJ. Pihak DOJ telah menyita sekitar US$634 juta dari 21 rekening bank berbeda yang terkait dengan dugaan penipuan.

Pria berusia 52 tahun ini dikenal karena kritiknya terhadap Partai Komunis China, juga didakwa oleh SEC pada hari Rabu atas keterlibatannya dalam penawaran yang tidak terdaftar dan menipu peserta lebih dari US$850 juta.

Himalaya Cat Coin

Menurut data Coinmarketcap (16/3), saat ini Himalaya Cat Coin (HIMA) diperdagangkan pada harga US$0.000001303, mencatat kenaikan sebesar 260,28% dalam 24 jam terakhir.

Saat ini, memekoin bergambar kucing ini masih diperdagangkan di pasar dan akun twitter resmi @himacoin terpantau terakhir kali melakukan update pada Kamis (9/3), mengungkap rencananya untuk melakukan listing di DEX.

Baca Juga: Koin Micin, Si Gurih Yang Bikin Nagih

Kenaikan harga HIMA setelah penangkapan Wengui mungkin karena spekulasi dan permintaan yang meningkat. Kejadian dramatis seperti penangkapan dapat memicu minat spekulan dan manipulasi pasar. Maka itu, investor harus berwaspada.

Terlibat Skandal Konspirasi Corona

Guo Wengui dinyatakan terlibat dalam pendirian dua organisasi nirlaba, yaitu Rule of Law Foundation dan Rule of Law Society, yang digunakan untuk menyebarkan ide atau konspirasi mengenai virus corona.

Menurut laporan CNBC, organisasi tersebut diduga dalang di balik penyebaran teori virus corona yang mungkin berasal dari laboratorium di China. Wengui mendirikan organisasi Rule of Law bersama dengan Steve Bannon.

Baca Juga: Omicron, Si Token COVID-19 yang Naik 700%

Anggita Hutami

Menekuni bidang jurnalistik sejak 2017. Fokus pada isu investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.

Menekuni bidang jurnalistik sejak 2017. Fokus pada isu investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.