Investor Jangka Pendek Panen Profit Setelah Bitcoin Pump $23.000

Anggita Hutami

25th January, 2023

Sejak BTC All Time High pada November 2022 di harga $69.000, harga aset kripto pertama ini telah alami penurunan lebih dari 65% sejak harga tertingginya itu. Di awal tahun 2023 harga BTC pun sempat naik ke angka $23.000, yang merupakan harga tertingginya sejak Agustus 2022.

Kenaikan ini pun disambut dengan baik oleh para investor dan miner dengan melakukan penjualan. Berdasarkan data dari laporan Glassnode, level harga yang lebih tinggi serta ‘iming-iming’ profit setelah bear market cenderung memotivasi supply untuk masuk kembali ke sirkulasi likuid. 

Glassnode juga menjelaskan berdasarkan analisis perilaku, terlihat bahwa holder dan miner jangka pendek termotivasi mencairkan sebagian dari kepemilikan mereka.

Baca juga: Indikator Supertrend Tunjukan Bitcoin Bakal Bullish +239%

Peluang Bagi Investor Baru

Reli Bitcoin di awal tahun ini pun telah membuat percentage of short-erm holder supply in profit telah kembali di atas 97,5%. Dengan kata lain, investor cenderung memanfaatkan peluang dan keluar pada titik impas atau laba. Ini merupakan kondisi yang tepat bagi investor baru untuk masuk ke dalam pasar.

Holder Bitcoin Jangka Pendek. Sumber: Glassnode

Investor Jangka Panjang Cenderung Menahan Aset

Sementara investor jangka pendek telah mendapatkan profit, investor jangka panjang menurut Glassnode cenderung masih menahan asetnya.

Hal ini didasarkan pada analisis lanjutan dengan membandingkan basis biaya kelompok pemegang jangka panjang dengan harga spot untuk memberikan wawasan tentang keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi.

Diketahui banyak investor di 2021-2022 yang belum mendapatkan profit dari pembelian Bitcoinnya, mengacu pada Glassnode, banyak investor yang membeli Bitcoin, 6,5 bulan lalu saat harga pasar di kisaran $22,6k, ini hanya menghasilkan sedikit keuntungan jika mengacu pada harga reli terbaru di $23.000. Dengan begitu, maka tidak mengherankan jika holder jangka panjang lebih memilih untuk menyimpan BTC lebih lama.

Baca juga: Analisa Harga Bitcoin Pasca Imlek 2023, Potensi Naik +64%

Anggita Hutami

Menekuni bidang jurnalistik sejak 2017. Fokus pada isu investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.

Menekuni bidang jurnalistik sejak 2017. Fokus pada isu investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.