Dua produk Exchange-Traded Fund (ETF) spot berbasis token SUI resmi mulai diperdagangkan di Amerika Serikat pada Rabu (18/2/2026). Produk ini diluncurkan oleh Canary Capital dan Grayscale, sekaligus menjadi ETF pertama yang memberikan eksposur langsung terhadap SUI dengan fitur imbal hasil staking.
Canary Capital menghadirkan Canary Stake SUI ETF dengan kode SUIS di Nasdaq. Sementara itu, Grayscale mengonversi produk Grayscale SUI Trust menjadi ETF spot yang kini diperdagangkan dengan kode GSUI di New York Stock Exchange (NYSE Arca).
Secara sederhana, ETF ini memungkinkan investor membeli produk yang mengikuti harga SUI tanpa harus menyimpan aset kripto tersebut secara langsung.
Menariknya, kedua ETF ini juga memberikan potensi imbal hasil tambahan dari mekanisme staking berbasis proof-of-stake yang digunakan jaringan Sui. Artinya, investor tidak hanya mengikuti naik-turunnya harga, tetapi juga bisa memperoleh pendapatan dari partisipasi jaringan.
Senior Vice President ETF Capital Markets Grayscale, Krista Lynch, menyebut bahwa GSUI memberikan akses terhadap SUI dan aktivitas staking-nya melalui instrumen ETP yang terdaftar di bursa. Struktur ini dinilai memudahkan investor tradisional untuk mendapatkan eksposur ke teknologi blockchain tanpa harus mengelola aset kripto secara langsung.
CEO Canary Capital Steven McClurg juga menegaskan bahwa produk SUIS memungkinkan investor memperoleh manfaat dari imbal hasil bersih staking yang dihasilkan melalui mekanisme konsensus Sui.
Baca juga: ETF Sui Pertama Siap Meluncur di AS
Peluncuran ETF di Tengah Jatuhnya Harga Pasar
Sui merupakan blockchain Layer 1 yang diluncurkan pada 2023 dan dikembangkan oleh Mysten Labs. Jaringan ini sempat dijuluki sebagai pesaing Solana karena dirancang untuk menghadirkan transaksi cepat, pemrosesan instan, serta skalabilitas yang lebih tinggi.
Sui menggunakan bahasa pemrograman Move yang berbasis Rust, serta menjalankan mekanisme delegated proof-of-stake. Total suplai maksimum SUI dibatasi hingga 10 miliar token. Token SUI sendiri digunakan untuk membayar biaya transaksi, menjalankan smart contract, serta berbagai fungsi lain di dalam ekosistemnya.
Namun, peluncuran ETF ini terjadi di tengah tekanan harga yang cukup besar. Saat pengajuan awal ETF oleh Cboe kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pada Maret 2025, harga SUI berada di level US$1,98. Namun, hingga artikel ditulis, SUI kini diperdagangkan di hanya US$0,92, menunjukkan penurunan hingga 40 persen dalam sebulan terakhir.
Baca juga: Mengenal Blockchain Sui dan Keunggulannya
