Pasar exchange kripto terpusat (CEX) global sepanjang 2025 masih didominasi oleh segelintir pemain besar. Di tengah volatilitas pasar, tekanan sentimen, dan dinamika regulasi yang membayangi sepanjang tahun, konsentrasi volume perdagangan spot tercatat tetap tinggi pada exchange papan atas.
Berdasarkan data CoinGecko yang mengacu pada volume perdagangan spot sepanjang periode 1 Januari–31 Desember 2025, berikut adalah daftar tujuh CEX kripto terbesar di dunia pada 2025. Peringkat ini disusun berdasarkan pangsa pasar dari total volume perdagangan spot.

Baca juga: 5 Kripto Paling Banyak Dimiliki Investor Indonesia di 2025
Binance
Binance kembali menegaskan posisinya sebagai CEX terbesar di dunia sepanjang 2025. Berdasarkan data CoinGecko, Binance menguasai 39,2 persen pangsa pasar dari total volume perdagangan spot 10 exchange teratas.
Sepanjang 2025, Binance mencatatkan total volume perdagangan spot sebesar US$7,3 triliun atau sekitar Rp114.600 triliun. Meski demikian, secara tahunan volume perdagangan Binance tercatat turun tipis 0,5 persen dibandingkan 2024. Tekanan pasar kripto global, terutama setelah peristiwa likuidasi besar pada Oktober 2025, turut menekan aktivitas perdagangan menjelang akhir tahun.
Baca juga: Binance Alihkan Dana Perlindungan Rp16 Triliun ke Bitcoin
Bybit
Bybit menempati peringkat kedua sebagai CEX terbesar dunia pada 2025 dengan pangsa pasar 8,1 persen. Total volume perdagangan spot Bybit sepanjang tahun mencapai US$1,5 triliun atau sekitar Rp23.550 triliun.
Capaian ini menjadi sorotan mengingat Bybit sempat terdampak insiden keamanan besar pada Februari 2025. Setelah pangsa pasarnya sempat turun tajam pada awal tahun, Bybit secara bertahap berhasil memulihkan kepercayaan pasar dan kembali mengukuhkan posisinya di jajaran atas exchange global.
Baca juga: 7 Peretasan Kripto Terbesar Sepanjang 2025
MEXC
MEXC menjadi salah satu exchange dengan performa paling menonjol sepanjang 2025. Berdasarkan data CoinGecko, MEXC menempati posisi ketiga dengan pangsa pasar 7,8 persen dan total volume perdagangan spot sebesar US$1,5 triliun atau sekitar Rp23.550 triliun.
Secara tahunan, volume perdagangan MEXC melonjak 90,9 persen dibandingkan 2024, menjadikannya exchange dengan pertumbuhan tercepat di antara 10 besar. Strategi perdagangan tanpa biaya pada seluruh pasangan spot menjadi faktor utama pendorong lonjakan aktivitas transaksi, terutama dari trader ritel dan pelaku perdagangan frekuensi tinggi.
Baca juga: MEXC Ventures Suntik Dana Rp3,2 Triliun ke Triv, Targetkan Ekspansi di Asia Tenggara
Gate
Gate menempati posisi keempat dalam daftar CEX terbesar dunia 2025 dengan pangsa pasar 7,5 persen. Sepanjang tahun, exchange ini mencatat pertumbuhan volume perdagangan sebesar 39,7 persen secara tahunan.
Ekspansi Gate didorong oleh agresivitas dalam menghadirkan berbagai aset kripto baru serta penguatan fitur perdagangan yang menyasar pengguna global, menjadikannya salah satu pemain kuat di lapisan menengah industri CEX.
Baca juga: Gate Kenalkan Blockchain Layer 2 Gate Layer
Crypto.com
Crypto.com berada di posisi kelima dengan pangsa pasar 7,2 persen sepanjang 2025. Berdasarkan data CoinGecko, exchange ini mencatat pertumbuhan volume perdagangan sebesar 4,3 persen secara tahunan.
Meski laju pertumbuhannya relatif moderat dibandingkan sejumlah pesaing, Crypto.com tetap mempertahankan basis pengguna yang solid melalui ekosistem layanan yang terintegrasi, mulai dari perdagangan aset kripto hingga produk pembayaran berbasis aset digital.
Baca juga: Website Bitcoin di Masa Awal, Begini Tampilannya!
Bitget
Bitget menempati peringkat keenam dengan pangsa pasar 6,4 persen. Sepanjang 2025, exchange ini mencatatkan pertumbuhan volume perdagangan yang cukup signifikan sebesar 45,5 persen.
Fokus Bitget pada produk derivatif dan fitur copy trading menjadi daya tarik utama, khususnya bagi trader aktif yang mencari alternatif platform dengan likuiditas besar di luar exchange papan atas.
Baca juga: Bitget Tunjuk Ignacio Aguirre Franco Jadi CMO Baru, Perkuat Misi Literasi Kripto Global
OKX
OKX melengkapi daftar tujuh besar CEX kripto dunia pada 2025 dengan pangsa pasar 6,3 persen. Berdasarkan data CoinGecko, volume perdagangan OKX sepanjang tahun relatif stagnan, dengan penurunan tipis sebesar 0,5 persen secara tahunan.
Meski demikian, OKX tetap menjadi salah satu pemain kunci di pasar global berkat diversifikasi produk dan jangkauan regional yang luas.
Baca juga: OKX Rilis Proof of Reserves Desember 2025, Pertahankan Rasio Cadangan di Atas 100 Persen
