Platform media sosial X tengah menyiapkan fitur onboarding baru bernama Starterpacks yang dirancang untuk membantu pengguna baru langsung terhubung dengan akun-akun relevan sesuai minat mereka, termasuk di sektor aset kripto seperti Bitcoin.
Dalam sebuah unggahan di X pada Kamis (22/1/2026), Head of Product X, Nikita Bier, memperkenalkan fitur ini sebagai cara instan bagi pengguna baru untuk mengikuti kumpulan akun yang telah dikurasi berdasarkan kategori minat tertentu, tanpa perlu membangun linimasa dari nol. Melalui pendekatan tersebut, X berharap proses adaptasi pengguna baru terhadap ekosistem platform dapat berlangsung lebih cepat dan relevan.
Dalam video yang dibagikan Bier, Starterpacks mencakup beragam topik utama seperti aset kripto, berita, politik, mode, teknologi, bisnis, dan keuangan. Di dalamnya juga terdapat subkategori yang lebih spesifik, mulai dari perdagangan memecoin, akademisi ekonomi, pengembang perangkat lunak, hingga akun-akun dengan karakter unik yang kerap mencuri perhatian linimasa.
“Selama beberapa bulan terakhir, kami menyisir berbagai komunitas untuk menemukan akun-akun terbaik di setiap niche dan negara,” ujar Bier. “Semua itu kami rangkum dalam sebuah alat baru bernama Starterpacks, agar pengguna baru bisa menemukan akun-akun berkualitas sesuai minat mereka tanpa harus melalui proses panjang.”
Saat ini, X telah menyiapkan lebih dari 1.000 kategori minat dalam bentuk Starterpacks. Setiap kategori berisi daftar akun yang dinilai paling aktif, berpengaruh, atau relevan dalam niche tertentu, baik dari kalangan akun besar maupun kreator yang lebih kecil tetapi konsisten.
Menurut Bier, Starterpacks akan diluncurkan dalam beberapa pekan ke depan. Disebutkan bahwa fitur ini telah melalui proses persiapan selama berbulan-bulan, termasuk penyaringan dan kurasi akun-akun terbaik dari berbagai topik dan wilayah.
Langkah ini muncul di tengah perbincangan mengenai menurunnya aktivitas diskusi kripto di X. Sehari sebelum pengumuman tersebut, aktivis cypherpunk Bitcoin, Jameson Lopp, membagikan data dari pengusaha media sosial Jean-Christophe Gatuingt yang menunjukkan bahwa jumlah unggahan di X yang memuat kata “Bitcoin” turun sekitar 32% sepanjang 2025.
Baca juga: X Siap Luncurkan Smart Cashtags untuk Pantau Harga Kripto dan Saham
Hadir sebagai Solusi Tantangan Pertumbuhan Akun Baru
Bier juga menyinggung bahwa pertumbuhan akun baru masih menjadi salah satu tantangan terbesar X. Ia menilai, nilai utama platform justru muncul ketika pengguna keluar dari linimasa arus utama yang didominasi berita dan politik, lalu masuk ke ruang-ruang diskusi sesuai minat spesifik mereka.
“X adalah platform berbasis minat. Pengguna tidak bisa sekadar menyinkronkan kontak dan langsung mendapatkan linimasa yang relevan,” kata Bier. “Pengguna aktif biasanya menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menemukan akun yang tepat dan mengkurasi linimasa mereka sendiri.”
Menurutnya, persoalan tersebut kini mulai diatasi melalui pengembangan Starterpacks. Selama enam bulan terakhir, tim produk X terus melakukan iterasi untuk mempermudah pengguna baru menemukan komunitas dan topik yang benar-benar mereka minati.
Peluncuran Starterpacks di X menandai upaya lanjutan platform tersebut untuk memperkuat ekosistem berbasis minat, sekaligus menjaga relevansi diskusi niche seperti aset kripto di tengah perubahan dinamika interaksi pengguna.
Baca juga: X Bakal Tambah Fitur Pembayaran dan Investasi, Termasuk Kripto?
