bingx

BingX Luncurkan Fitur TradFi, Hadirkan Perdagangan Futures Aset Keuangan Global

BingXexchange aset kripto global sekaligus perusahaan Web3 AI, resmi meluncurkan fitur BingX TradFi. Fitur ini memperluas cakupan produk BingX dengan menghadirkan perdagangan kontrak futures atas berbagai instrumen keuangan tradisional, seperti komoditas, valuta asing, saham, dan indeks global, dalam satu platform.

Menurut keterangan resmi, fitur TradFi memungkinkan BingX memperluas fokus layanannya yang sebelumnya terpusat pada aset kripto. Instrumen keuangan konvensional kini terintegrasi langsung ke dalam ekosistem platform, sehingga pengguna dapat mengakses berbagai kelas aset tanpa perlu berpindah layanan. Pendekatan ini membuka opsi diversifikasi portofolio dengan akses lintas pasar yang lebih luas.

Sejumlah aset baru telah ditambahkan, termasuk komoditas seperti aluminium, timbal, kakao, dan kedelai, serta pasangan valuta asing seperti USDSGD, EURSGD, GBPSGD, dan USDBRL. Seluruh aset tersebut dapat diakses langsung melalui fitur futures tanpa proses tambahan.

Baca juga: BingX Gelar Fase Baru BingX Shards, Siapkan Airdrop Rp3,3 Miliar Selama Periode Natal

Ekspansi Akses ke Pasar Keuangan Global

BingX TradFi didukung oleh infrastruktur perdagangan yang dirancang untuk menangani berbagai kelas aset, dengan fokus pada likuiditas dan efisiensi eksekusi. Platform ini juga menyediakan opsi leverage hingga 500 kali, yang memberi ruang bagi pengguna dalam mengatur strategi trading sesuai profil risikonya.

Hingga saat ini, BingX mencatat telah menyediakan lebih dari 50 aset dasar di BingX TradFi. Daftar tersebut mencakup logam mulia seperti emas dan perak, komoditas energi seperti minyak dan gas, pasangan forex utama seperti EURUSD dan USDJPY, saham global seperti TSLA dan NVDA, serta indeks pasar saham besar seperti S&P 500 dan NASDAQ 100.

Chief Product Officer BingX, Vivien Lin, menyampaikan bahwa peluncuran BingX TradFi merupakan bagian dari pengembangan produk jangka panjang perusahaan.

“Selama beberapa tahun terakhir, BingX telah membangun posisinya sebagai salah satu platform terdepan di segmen perdagangan futures, dengan secara konsisten memperluas pilihan aset untuk menghubungkan trader ke pasar yang lebih beragam. BingX berkomitmen mendorong inovasi serta memperluas akses terhadap peluang di pasar keuangan global bagi para penggunanya,” tutur Lin.

Peluncuran BingX TradFi menandai fase lanjutan dalam pengembangan layanan BingX, dengan menggabungkan instrumen keuangan tradisional ke dalam sistem perdagangan berbasis kripto. Sebagai salah satu platform derivatif kripto global, BingX menempatkan ekspansi produk ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses dan pilihan instrumen di tengah perubahan struktur pasar keuangan global.

Baca juga: BingX Rayakan 40 Juta Pengguna Global lewat Kampanye Beyond the Alpha

Tentang BingX

Didirikan pada 2018, BingX merupakan bursa aset kripto global dan perusahaan Web3 AI yang melayani lebih dari 40 juta pengguna di seluruh dunia. BingX menyediakan beragam produk berbasis AI, mulai dari perdagangan derivatif, spot, hingga copy trading, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna dari berbagai tingkat pengalaman, baik pemula maupun profesional.

BingX berkomitmen membangun platform perdagangan yang andal, cerdas, dan berorientasi pada inovasi teknologi. Pada 2024, BingX resmi menjadi mitra bursa aset kripto Chelsea Football Club, menandai langkah ekspansi strategis perusahaan ke ranah sponsorship olahraga global.

Kenali lebih jauh tentang BingX.

Baca juga: BingX Hadirkan Shards, Ekosistem Reward Baru untuk Tingkatkan Keterlibatan Pengguna